Menyukuri Nikmat

Pencipta kita tidak meninggalkan kita begitu saja. Bahkan Allah ta’ala membekali kita dengan berbagai sarana. Dan nikmat apa saja yang ada pada kita adalah dari Allah ta’ala. Dan jika kita ingin menghitung nikmat dari Allah itu, maka kita tidak akan mampu. Dan kita wajib bersyukur atas nikmat yang tak terhitung tersebut. Bahkan jika kita kufur terhadap nikmat, maka telah disiapkan siksaan yang berat. Namun apakah kita mampu menyukuri nikmat yang tak terhitung itu sebagaimana mestinya?

Sekali-kali tidak, bahkan, kita tidak bisa bersikap kepada Allah sesuai dengan kadar yang semestinya.

Maka yang Allah perintahkan kepada kita adalah bertakwa semampunya. Dan diantara bentuknya adalah menyukuri nikmat yang dianugerahkan kepada kita melalui penggunaan nikmat-nikmat tersebut untuk ketaatan kepada Allah, dan tidak menggunakan nikmat-nikmat itu untuk bermaksiat.

Diantara nikmat yang sangat penting yang dapat kita rasakan adalah nikmat keamanan. Diantara nikmat yang sangat penting yang bisa kita dapatkan adalah petunjuk-petunjuk dari Al Qur-an dan As Sunnah. Diantara perintah Allah dalam Al Qur-an adalah untuk mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Maka, sudah selayaknya bagi kita, dalam keadaan yang aman ini untuk Madhep Mantep Nderek Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s