Pemimpin yang dipimpin oleh qur’an dan hadits yang Shahih dengan pemahaman para pendahulu yang shalih.

Well, alhamdulillah.
الحمدالله على كل حال.

Menjadi pemimpin adalah keniscayaan. Percayalah. Kalau nggak percaya tanyakan saja ke sembarang orang yang masih waras.

Oke, that’s it, and that’s why we need to know how pastinya gimana sih memimpin atawa menjadi pemimpin yang baik. Lets see the first thing.

1. Jadilah penurut kepada pemimpin.
لقد كان لكم في رسول الله أسوة حسنة.
Terlepas maupun terhubung dengan makna kata Sayyidina, pemimpin kita, dan yang ter baik adalah orang ini :
محمد بن عبدالله. . رسول الله صلى الله عليه وسلم.
Beliau manusia terbaik. Beliau pemimpin terbaik.
2. Jadilah beralasan.
Jangan melakukan sesuatu yg nggak kamu ketahui.
Tanya kepada yang tau kalo lu nggak tau. Fas alu ahla Dzikri inkuntum la ta’lamun.
Lagian kalo lo beribadah tanpa ada petunjuk, perintah atau contoh, ngapain? Kan tertolak.
3. Mikir. Allah Subhanahu wa Ta’ala sering menyuruh manusia untuk berpikir.

Oke itu aja mukadimahnya, udah kehabisan akal buat nambahin.
Oke sekarang masuk ke inti dari apa yang ingin kusampaikan pada kesempatan ini.

Adalah seorang pemimpin (imam) apabila ia akan mengimani suatu jamaah shalat, ada sunnah untuk memperhatikan dan meluruskan barisan jamaah.
Oh ya, tadinya pengen nulis redaksi lafaz yg Shahih, tapi takut salah jadinya nggak jadi.  Fyuh…. 
Oke sekian dulu deh, maaf ya,,, makasih.  (apasih)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s